Selasa, 09 Oktober 2012

Lama tak terdengar kondisinya, kini ada kabar mengejutkan dari timbunan lumpur Lapindo Brantas di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jatim. Timbunan lumpur itu terus bergerak dan dikhawatirkan bisa menjebol tanggul yang terbuat dari urukan tanah sirtu yang membentenginya selama ini. Lumpur basah yang menyembul di bawah permukaan lumpur kering yang menggunung menyamai tanggul Siring pada elevasi 11 meter terus bergerak. Lumpur yang menyembul di saluran air lumpur yang berada di pinggir persis bibir tanggul makin tampak menggunung. Karenanya, petugas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) memasang papan peringatan bahaya longsor di atas saluran yang diperuntukkan menyalurkan pembuangan menuju Sungai Ketapang. Humas BPLS, Ahmad Kusairi, mengatakan, lumpur basah masih tampak bergerak menyembul di saluran air di titik 10 b sampai 21 tanggul di Desa Siring atau sekitar 500 meter. "Karena itu, fenomena itu terus kami pantau secara intensif," katanya, Jumat (16/9). Di lokasi yang dikhawatirkan bisa menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan itu, sebaiknya warga atau masyarakat tak beraktifitas di lokasi tersebut. Warga dihimbau berhati-hati karena rawan longsor. Kalau hujan turun, dikhawatirkan lumpur yang kering akan ikut menjadi basah dan rawan longsor akan terjadinya sleding. Lumpur itu bisa meluber dan menjebol tanggul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar